"Itu suara king!!" jerit padma .
Ke-6 anak itu berlari ke arah datangnya suara . Tampak kekhawatiran terukir di wajah mereka.
Mereka terus berlari sampai akhir nya menemukan sesosok anak, tergeletak di bebatuan.
"King!!!" jerit padma dan luna .
Mereka berlari ke arah king.
"Bangun King! Bangun! " jerit luna sambil mengguncang-guncang tubuh king. Namun, king tetap tak sadarkan diri.
"sepertinya ia pingsan. " kata padma.
"ayo, cepat bawa dia ke..." belum sempat padma menyelesaikan kalimat nya, Alice berteriak
"Aaaa...!!!" teriak alice sambil menunjuk ke atas. Sebuah tumbuhan karnivora besar dengan gigi tajam tergantung di langit-langit gua. Ranting nya banyak, hampir menutupi permukaan gua itu.
Tiba-tiba rantingnya bergerak dan mengarah ke arah alice dengan cepat. Alice yg terkejut tak dapat menghindar. Ia tertangkap dan terbelit ranting itu.
Alice terangkat ke atas. Ia berteriak histeris, wand yg terdapat di saku bajunya terjatuh.
Tonks yg melihat hal itu langsung mengeluarkan wand dari saku bajunya dan mengarahkannya ke arah ranting itu .
"ALLANDRE!!" jerit tonks. Sebuah kilatan cahaya berwarna merah keluar dari wand tonks dan mengenai ranting yang membelit alice. Ranting itu terputus dan alice pun terjatuh.
Makhluk itu meringis kesakitan. Akarnya menggeliat-geliat kesana kemari.
"Alice! , cepat ambil wand mu!" jerit rose .
Alice mengangguk, gadis kecil itu nampak tak berdaya sekarang. Alice merangkak mengambil wand nya. Dg susah payah ia berdiri. Raut ketakutan terukir di wajah nya.
"vio! , cepat hubungi seseorang dengan komunikasi jarak jauh! " ucap tonks.
vio mengangguk. Ia berkonsentrasi.
Matanya terpejam, dan wand nya di letakan di dahinya.
"luna, Padma, rose! Segera buat pelindung di sini! " jerit tonks.
ke-3 anak itu segera berlari ke arah tonks dan vio.
"shielderum!"
"shielderum!"
"shielderum!"
sahut padma, luna, dan rose bergantian. Sekarang Tampak sebuah tudung putih bercahaya melindungi mereka.
" dan alice! , cepat bawa king kesini! " perintah tonks .
Alice mengangguk. Ia berlari ke arah king dan dg susah payah membopongnya. Makhluk itu mengarahkan rantingnya lagi ke arah alice. Alice terkejut dan berteriak.
"DRACENDO!!" jerit tonks. Sebuah kilatan cahaya putih keluar dari wand tonks dan mengenai ranting itu.
Ranting itu terputus dan menggeliat-geliat di tanah .
"terima kasih kak^^" ucap alice tersenyum. Alice segera berlari ke arah tonks dan lainnya.
Makhluk itu mengarahkan rantingnya ke arah tonks, namun gagal! .
Rantingnya membentur pelindung dan terpental. Makhluk itu mencoba lagi dan tetap terpental. Makhluk itu terus mencoba, membuat alice khawatir dan takut.
"sampai kapan pelindung ini dapat bertahan?" ucap alice khawatir .
"aku tidak tahu." ucap tonks .
"vio, apa kau sudah hubungi seseorang?
Tanya nya lagi.
"sudah, hanya saja aku tidak tahu siapa yang ku hubungi. Tapi aku yakin pesanku sampai kepadanya." jawab vio.
"siapkan wand kalian!" ucap rose siaga.
Makhluk itu terus membentur-benturkan rantingnya ke arah pelindung itu .
Perlahan-lahan cahaya pelindung itu meredup dan
Kemudian hilang .
Dengan cepat, Tonks mengarahkan wand nya ke arah tumbuhan itu .
"ALLEN....!"
PLAK!! , ranting itu mengenai tangan tonks. Wand nya terpental dan tonks pun terjatuh. Alice berniat membantu tonks untuk bangun. Namun, belum sempat menyentuh tonks, ranting itu sudah membelit tubuh tonks dan menariknya ke atas. Alice berteriak histeris.
"INCARTENATE!!" jerit luna. Kilatan petir berwarna biru keluar dari wand nya dan mengenai tumbuhan itu . Tumbuhan itu menjerit kesakitan,tetapi hanya sebentar.
"sepertinya listrik itu di alirkan ke tanah oleh akar-akarnya. Tumbuhan yg pintar. " ucap padma.
Tumbuhan itu menggeliat-geliat. Akar-akar nya bergerak kesana kemari.
Tiba-tiba akar-akar itu bergerak dengan cepat ke arah padma, rose, vio, alice dan luna.
Alice berhasil menghindar, sementara yang lain terbelit akar itu dan terangkat ke atas.
Alice terjatuh dengan keras. Mata nya berkunang-kunang, pandangannya kabur, perlahan-lahan, suara-suara yang di dengarnya hilang dari kepalanya.
Antara sadar dan tidak, alice melihat seseorang di mulut gua.
"PHYROCHINETIC!!" ucap orang itu . Kobaran api berbentuk naga keluar dari wand nya dan membakar tumbuhan itu . Tumbuhan itu menjerit. Sepertinya sangat kesakitan. Semua yang terbelit olehnya terlepas, mereka terjatuh dan pingsan.
Dalam samar-samar, alice melihat orang itu mendekat ke arahnya.
Namun pandangannya semakin kabur.
Perlahan-lahan semuanya menjadi gelap. Alice pun pingsan.
Author: Chriez Ryd
Ke-6 anak itu berlari ke arah datangnya suara . Tampak kekhawatiran terukir di wajah mereka.
Mereka terus berlari sampai akhir nya menemukan sesosok anak, tergeletak di bebatuan.
"King!!!" jerit padma dan luna .
Mereka berlari ke arah king.
"Bangun King! Bangun! " jerit luna sambil mengguncang-guncang tubuh king. Namun, king tetap tak sadarkan diri.
"sepertinya ia pingsan. " kata padma.
"ayo, cepat bawa dia ke..." belum sempat padma menyelesaikan kalimat nya, Alice berteriak
"Aaaa...!!!" teriak alice sambil menunjuk ke atas. Sebuah tumbuhan karnivora besar dengan gigi tajam tergantung di langit-langit gua. Ranting nya banyak, hampir menutupi permukaan gua itu.
Tiba-tiba rantingnya bergerak dan mengarah ke arah alice dengan cepat. Alice yg terkejut tak dapat menghindar. Ia tertangkap dan terbelit ranting itu.
Alice terangkat ke atas. Ia berteriak histeris, wand yg terdapat di saku bajunya terjatuh.
Tonks yg melihat hal itu langsung mengeluarkan wand dari saku bajunya dan mengarahkannya ke arah ranting itu .
"ALLANDRE!!" jerit tonks. Sebuah kilatan cahaya berwarna merah keluar dari wand tonks dan mengenai ranting yang membelit alice. Ranting itu terputus dan alice pun terjatuh.
Makhluk itu meringis kesakitan. Akarnya menggeliat-geliat kesana kemari.
"Alice! , cepat ambil wand mu!" jerit rose .
Alice mengangguk, gadis kecil itu nampak tak berdaya sekarang. Alice merangkak mengambil wand nya. Dg susah payah ia berdiri. Raut ketakutan terukir di wajah nya.
"vio! , cepat hubungi seseorang dengan komunikasi jarak jauh! " ucap tonks.
vio mengangguk. Ia berkonsentrasi.
Matanya terpejam, dan wand nya di letakan di dahinya.
"luna, Padma, rose! Segera buat pelindung di sini! " jerit tonks.
ke-3 anak itu segera berlari ke arah tonks dan vio.
"shielderum!"
"shielderum!"
"shielderum!"
sahut padma, luna, dan rose bergantian. Sekarang Tampak sebuah tudung putih bercahaya melindungi mereka.
" dan alice! , cepat bawa king kesini! " perintah tonks .
Alice mengangguk. Ia berlari ke arah king dan dg susah payah membopongnya. Makhluk itu mengarahkan rantingnya lagi ke arah alice. Alice terkejut dan berteriak.
"DRACENDO!!" jerit tonks. Sebuah kilatan cahaya putih keluar dari wand tonks dan mengenai ranting itu.
Ranting itu terputus dan menggeliat-geliat di tanah .
"terima kasih kak^^" ucap alice tersenyum. Alice segera berlari ke arah tonks dan lainnya.
Makhluk itu mengarahkan rantingnya ke arah tonks, namun gagal! .
Rantingnya membentur pelindung dan terpental. Makhluk itu mencoba lagi dan tetap terpental. Makhluk itu terus mencoba, membuat alice khawatir dan takut.
"sampai kapan pelindung ini dapat bertahan?" ucap alice khawatir .
"aku tidak tahu." ucap tonks .
"vio, apa kau sudah hubungi seseorang?
Tanya nya lagi.
"sudah, hanya saja aku tidak tahu siapa yang ku hubungi. Tapi aku yakin pesanku sampai kepadanya." jawab vio.
"siapkan wand kalian!" ucap rose siaga.
Makhluk itu terus membentur-benturkan rantingnya ke arah pelindung itu .
Perlahan-lahan cahaya pelindung itu meredup dan
Kemudian hilang .
Dengan cepat, Tonks mengarahkan wand nya ke arah tumbuhan itu .
"ALLEN....!"
PLAK!! , ranting itu mengenai tangan tonks. Wand nya terpental dan tonks pun terjatuh. Alice berniat membantu tonks untuk bangun. Namun, belum sempat menyentuh tonks, ranting itu sudah membelit tubuh tonks dan menariknya ke atas. Alice berteriak histeris.
"INCARTENATE!!" jerit luna. Kilatan petir berwarna biru keluar dari wand nya dan mengenai tumbuhan itu . Tumbuhan itu menjerit kesakitan,tetapi hanya sebentar.
"sepertinya listrik itu di alirkan ke tanah oleh akar-akarnya. Tumbuhan yg pintar. " ucap padma.
Tumbuhan itu menggeliat-geliat. Akar-akar nya bergerak kesana kemari.
Tiba-tiba akar-akar itu bergerak dengan cepat ke arah padma, rose, vio, alice dan luna.
Alice berhasil menghindar, sementara yang lain terbelit akar itu dan terangkat ke atas.
Alice terjatuh dengan keras. Mata nya berkunang-kunang, pandangannya kabur, perlahan-lahan, suara-suara yang di dengarnya hilang dari kepalanya.
Antara sadar dan tidak, alice melihat seseorang di mulut gua.
"PHYROCHINETIC!!" ucap orang itu . Kobaran api berbentuk naga keluar dari wand nya dan membakar tumbuhan itu . Tumbuhan itu menjerit. Sepertinya sangat kesakitan. Semua yang terbelit olehnya terlepas, mereka terjatuh dan pingsan.
Dalam samar-samar, alice melihat orang itu mendekat ke arahnya.
Namun pandangannya semakin kabur.
Perlahan-lahan semuanya menjadi gelap. Alice pun pingsan.
Author: Chriez Ryd
0 komentar:
Posting Komentar
Cara mudah berkomentar:
1. Isi kolom komentar
2. Pilih berkomentar sebagai anonymous
3. Publikasikan
:)
put u'r comment here.